Tampilkan postingan dengan label garuda indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label garuda indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2015

Groundstaff ku sayang Groundstaffku Malang

suasana pemadaman kebakaran di terminal 2E Soekarno Hatta


Denger cerita kebakaran terminal 2E tanggal 5 Juli kemarin?
kalau belum bisa baca disini http://metro.tempo.co/read/news/2015/07/06/064681343/kebakaran-bandara-soekarno-hatta-bermula-dari-oven

pasti tau jugakan gimana hebohnya pemberitaan di televisi soal penumpang yang ngamuk ngamuk dan soal lumpuhnya hampir semua penerbangan Garuda Indonesia dari pagi dan baru berangsur pulih bahkan sampai H + 1 alias keesokan harinya?

saya mengalaminya?
alhamdulillah Allah Maha Baik, kekacauan ini terjadi saya sedang menikmati panasnya sengatan matahari di Rijkmuseum Amsterdam, tapi bukan berarti path saya tidak ramai dengan cerita teman teman yang harus terbang di hari itu.
bagaimana cerita mereka harus standby didalam pesawat dari jam 7 pagi tanpa tau harus terbang kemana dan tidak tau ada cerita apa dibandara. mungkin banyak dari penumpang yang tidak peduli, toh buat mereka urusan yang ada hanya sebatas saya tidak mau tahu apa yang terjadi tapi saya mau terbang ke tujuan saya karena banyak hal. mereka lupa ada banyak pekerja yang juga ingin pekerjaannya segera selesai agar bisa berkumpul dengan keluarga mereka dan yang lebih penting semua orang tidak ingin ini terjadi.

salah satu yang jelas menjadi garda terdepan di bandara adalah petugas darat atau groundstaff yang bertugas memenuhi kebutuhan penumpang sebelum mereka naik ke atas pesawat dan bertemu dengan kami para pekerja udara. pekerja yang berada diposisi serba salah, percaya deh, kadang penumpang yang membawa kemarahannya ke pesawat merasa bahwa mereka tidak bisa menyelesaikan masalah mereka pada saat bertemu dengan groundstaff, alhasil mereka kena semprot diawal oleh penumpang dan kemudian tentu saja penumpang ini melanjutkan misi marah marahnya dipesawat.

penerbangan telat karena urusan dokumen atau karena mereka kehilangan penumpang yang entah dimana rimbanya, lagi lagi para pekerja darat ini yang menjadi sasaran kemarahan captain dan tentu saja penyelia awak kabin yang merasa bahwa mereka tidak bekerja dengan baik. Tidak hanya mereka, kadang sayapun *blushing* suka marah marah sama mereka karena urusan bagasi yang sama sekali tidak di sweeping, bagasi yang bertumpah ruah di cabin pesawat yang hanya mampu menampung sedikit dari barang bawaan mereka.

namun kejadian 5 juli kemarin membuat saya sedikit berpikir, membuat saya akhirnya membuka mata bahwa resiko pekerjaan ada dimana dimana, namun tolerasi sebesar apa yang mampu kita berikan dan empati macam apa yang bisa kita sampaikan..

seorang teman menulis di path, bagaimana ketika akhirnya mereka dapat melanjutkan proses boarding dan mengantar penumpang yang sudah marah marah karena keterlambatan berjam jam, diakhir boarding naik seorang petugas darat yang tergopoh gopoh dengan muka lelah dan baju acak acakan. ditangannya ada sebuah jam tangan yang sudah pecah kacanya. wajahnya tidak menyiratkan apapun, sampai ditanya dan mukanya berubah menjadi berkaca kaca. jam tangan rusak itu menjadi saksi bagaimana anarkisnya penumpang yang tidak mengerti apa yang terjadi.
dia pun bercerita bahwa keadaan diluar sungguh diluar kendali, bagaimana penumpang menarik narik setiap groundstaff yang melintas, menguasai HT yang menjadi satu satunya alat komunikasi mereka karena ruang server terbakar dan semua harus dilakukan secara manual, penumpang pun menghancukan komputer yang ada dan memperlambat semua proses. 

saya menyalahkan penumpang? Tidak, sama sekali tidak. tapi pantaskah apa yang mereka lakukan?

saya pun hanya membatin, dulu waktu ada kejadian di terminal saru dengan airlines tetangga saya merasa bahwa itu wajar saja, toh penumpangnya beda segmentasi dan saya merasa bahwa penumpang saya tidak akan seperti itu karena mereka berada dikelas segmentasi yang berbeda. saya merasa bahwa penumpang saya pasti akan lebih cerdas dan tidak akan menjadikan kemarahan, kekerasan sebagai sebuah solusi, saya dan semua rekan rekan yang bertugas hari itu menyadari bahwa mereka lelah, marah dan kecewa dengan kejadian ini, kejadian yang bahkan bukan sama sekali disebabkan oleh maspakai kami sendiri namun disebabkan oleh tata ruang dan penanganan area komersial di area bandara. namun saya lupa, manusia hanyalah manusia dengan sifat dasar yang sama tidak peduli seberapapun pendidikannya.

dan ketika saya mendarat dari Amsterdam satu hari setelahnya, saya melihat groundstaff yang masih berlarian kesana kemari demi mengejar flight agar segera berangkat dan pesawat lainnya dapat bersiap untuk mengangkut penumpang, wajah mereka terlihat lelah, mereka terlihat seperti sudah tidak mampu lagi menopang diri namun kewajiban atas nama pekerjaan membuat mereka bersemangat. 

ketika saya melintaspun sebagian dari mereka sudah duduk dengan muka kelelahan di selasar kedatangan, "belum pulang dari kemarin" begitu jawab mereka ketika saya tanya apa kabar. 

groundstaff yang perannya terlupakan, dianggap pegawai rendahan, sebenarnya adalah orang yang berjasa ketika hal ini terjadi. bagaimana mereka harus berjuang menghadapi penumpang sampai akhirnya merekapun harus dievakuasi agar tidak menjadi sasaran amarah penumpang.

sayapun menyadarinya bahwa kadang kami sombong bahwa tidak akan berjalan pesawat tanpa ada awak kabin yang berusaha keras, tanpa ada awak pesawat yang mau menerbangkan pesawat. disana kami lupa bahwa ada sosok groundstaff yang mengatur ini semua dan memastikan semua berjalan dengan lancar. kerja keras mereka membawa kami lebih dekat dengan rumah, kemampuan mereka mempecepat proses boarding menjadi kesenangan kami karena kami akan lebih cepat bertemu dengan orang yang kami cintai.

setiap pekerjaan punya resiko masing masing, setiap pekerjaan punya kendala masing masing dan setiap orang punya ego nya masing masing..

semoga hal ini tidak akan terjadi lagi, semoga kedepannya kami dapat lebih bersinergi dengan pekerjaan kalian..

dan teruntuk para pekerja darat dibandara manapun kalian berada, kalian hebat, kalian kuat dan saya yakin kalian mampu membantu kami membawa penerbangan indonesia semakin tinggi dan semakin dikenal dunia


XoXo

RienjaniRina



Rabu, 21 Januari 2015

I'm 5 stars cabin crew


Apa yang membuat kita bangga ketika bekerja disebuah perusahaan yang bergengsi?
buat saya sendiri menjadi bagian sebuah perusahaan yang terus bergerak maju dan berkembang dan menjadi bagian dari setiap pencapaian menjadi sebuah kebanggaan
Yaph penghujung tahun ini dapat kado istimewa dipenghujung tahun. Jadi pramugari bintang 5 euy..
ya biarpun banyak gosip dan banyak komentar sinis dari orang diluar sana,biarkan saja...anjing menggonggong brad pit juga ga lewat lewat *apaaa siiih naaaa*
Punya titel best cabin crew dan sekarang bintang 5 bawa beban berat sih buat saya sendiri.
Secara ga langsung semua orang punya ekspektasi tinggi sama maskapai ini,semua jadi sorotan dan jadi acuan. Semua menganggap kami sempurna dan istimewa. Kadang seneng liat orang yang memuji pekerjaan kami dan bilang kalau mereka garuda lovers,ah para tamu ku yang cihuy, da aku mah apa atuh kalau tanpa kehadiran dan kebanggaan kalian sama airlines plat merah milik negara sendiri.
semoga bisa memikul amanah untuk tetep jadi pramugari yang baik dan menyenangkan untuk setiap penumpangnya nanti dan bikin garuda makin banyak penumpangnya biar saya jalan jalannya makin jauuuh...

"GARUDA INDONESIA,AKAN KU JAGA DEMI NUSA BANGSA" -my pride / kebanggaanku, garuda indonesia theme song-

Selasa, 09 September 2014

1st Flight to London

Water Salute on first Landing

8 September 2014, 
yeaaay akhrinya sukses juga lho first flight Garuda Indonesia GA 88 Cgk - Ams - Lgw alias Jakarta Amsterdam London..
biarpun crew nya ga nginep di London tapi lumayan lho bisa check in di path...haahaha....
Penerbangan 17 jam dari Jakarta ke London ini bener bener cihuy lho apalagi banyak pilihan hiburan dan jangan lupa juga fasilitas Wifi Onboad, biarpun masih bayar tapi yang penting bisa...hahaha

Begitu mendarat seperti pesawat lainnya yang baru pertama kali mendarat di suatu negara, ada yang namanya water salute tradition, tradisi ini entah dari kapan mulainya, tapi yang pasti semua pesawat yang mendarat bakalan disamperin sama mobil pemadam kebakaran dan di semprot air. jadinya macem ucapan selamat datang kali ya...

ah, jadi ga sabar terbang kesana tanggal 17 nanti..kebayang dong skejul 6 hari dan 3 hari stay di amsterdam, ahh ga sabar pengen jalan jalan keliling lagi..


tiba tiba jadi kebayang lagi Mars Garuda Indonesia..

Melayang tinggi, menjelajah segala benua....

gapapa lah ya sekali sekali bangga sama Airlines sendiri..

Kamis, 07 November 2013

enjoy goldcoast

Hai readers,
Pasti udah tau dong kalau airlines tempat saya bekerja akhirnya kembali buka penerbangan ke brisbane via denpasar...
Dan kemarin ini saya akhirnya bisa nyicipin skejul kesana..biarpun skejulnya lama yaaa...skejul 5 hari keliling domestik yang penting bisa nginjakkan kaki di brisbane..
Apa sih yang menarik dari brisbane?
Saya sendiri belum sempet explore banyak karena excited pengen ke movie world warner bross yangpunya roller coaster yang seremnya nauzubillah...
Biarpun masih kalah cepet dari yang ada di ferrari world tapi tetep aja yang ini lebih curam..
Lucky for me,this duty bring me to the beat theme park :D

nah jadi kalau ada yang nanya apa untungnya jadi pramugari...here I already show one of it for you...
Sooo when would you be one of us?


Jumat, 07 Desember 2012

Tips jadi pemumpang idaman pramugari :)

Anda penumpang pesawat udara yang sering wara wiri dengan airlines yang sama tapi pramugarinya tetep aja bete terus kalau lihat anda?
Mungkin kesalahan ada ditangan anda :p *opening act ala ala iklan di tipi*

Pengen doooooong naik pesawat dapet senyuman dari pramugarinya?
Bukannya dapet celaan di galley *dapur pesawat*?

Coba lihat daftar ceklist saya dubawah ini...
Kalau ada 2 poin aja yang anda kerjakan..ya jawabannya cuma wajar aja situ dijutekin lah wong situ ngakunya pinter,ngakunya esmud tapi keblinger..

1. Bawa barang ke kabin pesawat jumlahnya lebih dari 1 item? Ya misalnya bawa koper yang gedenya melebihi ukuran normal kabin terus bawa laptop bag, terus masih bawa ransel ah di atas koper masih juga ditumpuk kardus oleh oleh...wooy ini pesawat wooy...situ dapet 20kg kargo GRATIS lho...jangan kaya naik kereta api apalagi bus kota deh....

2. Naik pesawat disapa selamat pagi/siang/sore/malam/selamat datang eh dijawabnya sama ucapan "koran mana koran." Kalo mau baca koran itu dirumaaaah paaak...bukan dipesawat...atau yang lebih parah lagi jalan lempeng seakan ga ada yang ngomong...

3. Dtegur soal handphone dijawab iya iya tapi cuma jadi makhluk PHP alias pemberi harapan palsu..ah penumpang model kaya gini gimana mau di gebet...untuk keselamatan dirinya sendiri aja ga perduli gimana sama keselamatan orang lain?lagiaan yaaaa kami itu lebih update lho soal gadget daripada anda...trust me....

4. Dikasih taunya ngeyel...udah dibilang barang barang yang kecil atau berharga taruhnya dibawah kursi..eh ini di taruh dikompartment atas..udah gitu liat barang orang lain yang besar naik,langsung sibuk teriak "awas tas saya ada laptopnya.jangan ketindihan..laptopnya mahal" wakss situ okeh? Makanya taruh dibawah kursi aja napaaah....

5. Ngambek gara gara ga ada choice makanan...ehmmm makanan itu naiknya 50 - 50 jadi kalo ga kebagian ya jangan ngambek..masih bisa makan setelah mendarat toh?

6. Jangan suka bawa barang pesawat pulang...kebiasaan deh, sebagai orang indonesia sukany bikin apapun jadi hak milik pribadi....sendoklah dibawa pulang, gelaslah, selimutlah...alasannya buat oleh oleh...ceileeeeh...naik psawat bisa...oleh oleh ga bisa beli....atau alasan lainnya..mau dimakan nanti.. Nama makanan anda adalah inflight meal, bukan take away meal..jadi dimakannya di pesawat..kalo ga mau dimakan dipesawat ya dibawa aja makanannya tapi jangana bawa perlengkapannya..

7. The last but not least.. "Kalo di airlines lain saya dibantu naikin barang, ga pernah dibilang berdua ya" woooy kerjaan saya itu sebagai safety guard buat anda..supaya anda aman,bisa dibantu kalau evakuasi..bukan ajadi kuli angkat barang kaya di pasar...lagian silHkan cari airlines mana yang mau bantu anda angkat barang kalau anda muda,sehat dan ngerasa mampu bawa barang sebanyak dan seberat gitu ke atas pesawat..you're stuff is your own bussiness...


Udah lihat kan 7 regular habits yang setiap hari saya temuin? Hayoooo anda masuk yang mana?