Tampilkan postingan dengan label pekerjaan pramugari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pekerjaan pramugari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2014

kalian terbang tinggi wahai kawan #QZ8501

My deepest condolences and prayers to all my friends in QZ 8501
saya sedih,ada lagi kejadian di penghujung tahun ini. Kejadian yang dekat kaitannya dengan pekerjaan saya..
semalam saya sempat berpikir banyak,ya berpikir tentang semua hal yang sebenernya saya tinggalkan untuk pekerjaan yang saya cintai.
pikiran saya juga melayang,membayangkan apa yang mungkin terjadi di penerbangan itu,membayangkan ketakutan yang ada,membayangkan semua kemungkinan yang tengah terjadi.
Bagaimana suara teriakan ketakutan,suara meyerukan nama Tuhan,kepanikan dan jerit tangis menjadi hal yang harus ditenangkan oleh awak kabin di dalamnya,walaupun saya yakin di dalam hati mereka juga takut dan tidak berhenti berharap pada hal yang terbaik.
saya bahkan membayangkan ketakutan saya sendiri jika saya yang harus ada di posisi itu. Seberapa pun terlatihnya saya,seberapapun yakinnya saya pada maskapai tempat saya bekerja,saya pasti akan tetap ketakutan. Ketakutan yang tidak mungkin dapat saya ungkapkan ditengah kekalutan semua orang di dalam sana dan ketakutan bahwa saya belum sempat mengungkapkan betapa saya mencintai semua orang disekitar saya seraya menjalankan tugas untuk menenangkan semua orang.
Kabin sama,yang membedakan kami hanya seragam,warna airlines dan bagaimana cara kami memandang satu sama lain.

Sebagian orang menganggap remeh pekerjaan ini dan sebagian orang membanggakan pekerjaan ini dengan berlebihan *saya contohnya* 

semua pekerjaan punya resiko,dan ini resiko yang saya hadapi setiap harinya,resiko untuk melambung tinggi dan hilang ditengah awan ataupun di gulung gelombang

Semoga tidak ada lagi kejadian diluar sana,semoga tidak ada lagi airmata berderai dan penantian yang tidak berbalas

Selamat jalan sahabat,selamat terbang tinggi,selamat bermain dengan awan dan menjadi bintang yang akan menerangi jalan kami di malam gelap

Sabtu, 15 November 2014

terbang malam sudah biasa, terbang pagi luar biasa

yes, this what i feel right now...
jam 1 pagi, ga bisa tidur dan nanti pagi dijemput jam 5. mau kemana pagi pagi? begitu komentar semua orang yang kenal saya dan tau sudah lama sekaliii semenjak saya masih ngepost di path soal terbang pagi dan teman temannya...
tapi emang sebulan ini saya berkali kali kena terbang pagi dengan pesawat kecil karena buku sakti saya yang bernama paspor sedang ada dipakai mengurus Visa untuk liburan akhir tahun ini.
3 minggu masa kerja yang sama dengan hampir 30 hari kalender. well hey, welcome domestic flight.

apa rasanya?
zombie, disaat matahari terbit mata rasanya berat, perih tapi tetep ga bisa tidur karena harus kerja, landing pertama biasanya aman, makin kesana makin eror dan ga jelas.

 begitulah kira kira menurut saya yang sudah setahun lebih ga terbang subuh dan berlanding landing. kebayangkan badan udah nolak diajak tidur jam 9 malam dan bangun pagi, yang ada tidur di hampir pagi dan bangun subuh subuh, selamat datang jerawat, selamat datang mata panda.

sabar ya na...seminggu lagi ko...seminggu lagi....




Sabtu, 08 November 2014

Pramugarinya kuat sekali *_*

ini kalimat yang paling sering saya denger dari penumpang yang saya bantu ngangkat kopernya berdua dengan mereka.
kesel? nggak juga sih.
cuma kadang saya kesel kalau diminta tolong ngangkatin barang yang bukan barang saya SENDIRIAN.
padahal yaaaa...kalau di airlines lain, angkatlah sendiri barang anda kecuali anda ibu dengan anak ataupun manula. sayang peraturan kaya gitu belum bisa diterapin di indonesia yang notabene orang nya berasa hebat dan kalau bisa naik pesawat full service.
kemarin juga kejadian lagi, mbak mbak yang paling seumur saya lah terkagum kagum sama kami karena kami mau BANTUIN ngangkat kopernya yang gede dan alhamdulillah BERAT
sambil cekikian dia bilang "waduh mbaknya kuat" saya cuma bisa senyum, pengennya sih jawab "itu karena saya fitness di Gold Gyms bu plus sering nge gym kalau lagi nginep dimana" hahaha but trust me, kalimat terakhir cuma saya simpan di dalam hari dan digantikan sama senyum manis menyayat hati.
sebenernya ngangkat barang berat itu ada tekniknya ko, ga akan jadi berat dan ga nyakitin badan kalau cara ngangkat barangnya benar..

here i told you the secret :
1. cari posisi yang pas, tekukkan kaki dan bikin tumpuan di kaki bagian bawah, jangan ditulang belakang. kalau di tulang belakang, alhasil cidera..
2. kalau barang yang dimaksud koper, taruh satu tangan di handle atas koper dan satu lagi dibagian bawah koper. begitu kaki mulai mendorong badan ke atas, koper pasti langsung masuk dengan mulus ke dalam kompartmen jadi bye bye cidera.

dua langkah mudah dan gampang, tapi bukan berarti jadi lampu hijau buat bawa barang berat lhooo ke pesawat.

enjoy the flight :)

Minggu, 21 September 2014

Miss Jamban Wannabe


Sumpah yaaa...paling empet, sebel, kesel kalo liat penumpang yang belagunya setengah mati tapi begitu keluar dari toilet keliatan joroknya...
entah ga ngeflush toilet entah ga mau ngeringin air di wastafel..sebenernya bisa jadi karena dua faktor, yang pertama adalah gaya belagunya cuma wannabe tapi dirumahnya ga punya wastafel jadi ga tau cara ngeringinnya supaya airnya ga genang sama dia ga ngerti cara ngeringinnya
walau iya sih salah satu tugas pramugari itu udah tertulis jelas kalau ada bersihin toilet dan lain sebagainya, tapi mbok ya sesuaikanlah gaya sama tingkat keliatan beradanya..
ini berlaku juga sih buat yang baru pertama kali naik pesawat dan ga kepengen keliatan ga ngerti sama sekali pakai toilet pesawat yang kadang emang rada ajaib.
tapi seumur saya jadi pramugari, saya bisa lho lama2 bedain mana orang yang biasa traveling / tinggal di hotel mewah mana orang yang belaga keliatan mewah..
semua orang yang biasa naik pesawat bahkan jika dia berdasi sekali pun kalau habis pakai toilet pasti airnya ga genang..wastafelnya cuma keliatan basah bekas pakai aja..

i'll tell you the 9 steps of cleaning out my wastafel, inget ini berlaku juga buat para wannabees yang mau jadi pramugari..pikirin sisi ga enak disebelah sini ya..jangan cuma kepikiran jadi pramugari karena mau jalan jalan sama mau gegayaan..well hey, kaya yang saya pernah bilang di post post sebelumnya yang entah yang mana kalau kerjaan pramugari itu palugada alias apa lo mau gue ada urutan yang ada berdasarkan gambar diatas yaaa...jadi coba cermati gambarnya dengan seksama..the picture shows you everything ko *abaikan tangan saya yang semakin lama semakin buntet yaaa*

1. Gambar pertama nunjukin kondisi wastafel ketika air dari kran baru keluar..heyhoo...ini bukan wastafel yang punya sumbat kaya di bathtub atau ditempat cuci piring ibu kamu dirumah ya..jadi airnya ga bisa simsalabim turun sendiri..it need a lil effort..
2 / 3. ada toogle *bahasa indonya apa yah buat toogle? ya pokoknya itulah dipencetan yang nempel bareng sama kran.. ada yang disampingnya pas ada yang agak kepisah..pokoknya pencet pencet aja..kalau salah paling kalian mencet toogle sabun :D *yang bisa kalian tekan sampai lamaaaa..sampai airnya habis..
4. kalau kalian perhatiin di dalam toilet pesawat selalu ada tulisan "untuk kepentingan penumpang lain mohon anda menyeka kembali baik air, terima kasih" naaah pake apaan nyekanya? ga mungkin juga pake baju kita kan?
5 / 6. nah solusinya pake paper toilet napkin..paper toilet napkin itu bentuknya agak lebar dan kasar biasanya ada di atas wastafel diruang ketutup gitu atau pada beberapa pesawat ada di samping kran air..bedain sama face towel gimana?
face towel / tissue itu yang kaya paseo itu..kena air hancur...kalau paper toilet napkin itu ga hancur ko..tinggal di seka aja di wastafel yang airnya sudah habis tadi
7 / 8. abis itu tinggal buat ke dalam trash bin alias tempat sampah..kadang saya suka heran juga sama orang yang malas baca dimana letak tempat sampah dan ngebiarin tissue bekas pipis berserakan dimana mana..
tau ga sih kalau air pipis itu banyak kumannya? kebayang ga seberapa banyak bakteri yang mungkin bikin orang sakit..buat saya secantik apapun seganteng apapun langsung down grade begitu mereka jorok soal toilet..kenapa? toilet itu bagaikan ruang pribadi yang mencerminkan diri kita kalau pakai toilet aja jorok gimana yang lain?
gimana cara tau dimana tempat sampahnya? gampaang tiap tempat sampah di dalam toilet itu ada logo orang buang sampahnya ko..kalau ga bisa liat logo itu coba dicari dimana yang ada flip dan letaknya ga jauh dari wastafel..di B 777 ada 2 posisi buat tempat sampah ada di samping atau dibawah wastafel..tinggal tergantung niat aja mau buang dimana..
9. voila..bersih lagi deh...

tiap terbang saya selalu happy lho kalau ga ada air ngegenang di wastafel..bukan karena saya jijik atau gimana..well hey, jadi pramugari kalau kebanyakan jijik-an bisa kena thypus dan meninggal cepat karena ga bisa makan..cuma menurut saya akhirnya ada yang berasa bahwa mereka itu sebenarnya tamu dirumah saya..dan saya dengan bangga menyebut mereka tamu bukan penumpang :D

ada kejadian dimana ketika saya lagi makan, penumpang mengeluh toiletnya ada p*p yang ga bisa ke flush bersih..dengan cueknya saya bisa ambil air panas, bersihkan dan kembali makan..ahahha life as that hard isnt it?


XoXo


Rabu, 10 September 2014

Sayangi Nyawamu kalau memang ga sayang nyawa orang lain :)

MATIKAN HP DI DALAM PESAWAT!!
–Rakyat High-Class, Tapi …..
Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyaka rta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.
Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.
Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.
Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.
Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah- mudan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat.(KOMPAS )
Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gak tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli.. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.
Buat yang belum tahu, kenapa gak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:
Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru “take-off” dari Lanud Polonia -Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.
Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya.. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.
Contoh kasusnya antara lain:
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja “take-off” dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.
Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.
Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang “final approach” untuk “landing” di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).
Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.
Para “pelanggar hukum” itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) terhadap kenyamanan orang lain.
Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.
Berikut merupakan bentuk ganguan-ganggua n yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy. Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.
Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.
Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusn ya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.
Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta).(Varis / pertamina)
Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?
Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.
Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.
Wassalam
*taken from https://kesukaannyamaya.wordpress.com/2013/04/15/ *
sebenernya ini sedikit banyak bagian dari kekesalan tiap terbang, hampir tiap hari dan bener bener bikin gondok..
kenapa?
ga bisa maraaah, kepentok sama seragam, kepentok sama regulasi dan segala macam.. padahal harusnya seragam menguatkan, harusnya seragam jadi tonggak buat benerin peraturan yang ada dan memberikan kuasa buat negor yang ga sesuai.. tapi apa daya, saya hidup di indonesia..negara yang doyan ngelibas semua aturan..
padahal orang Indonesia itu kaya, lumayan berpendidikan dan mampu beli barang mahal cuma kenapa sih mereka ga pernah bisa bayar guru buat ngajarin mereka baca, biar mereka tau aturan yang ada karena gimanapun juga mereka membahayakan orang lain, kalau pesawat yang nerbangin keluarganya, pramugarinya keluarganya dan seluruh penumpang juga keluarganya, i dont give a shit lah yaa... terserah dia mau ngapain dan berbuat apa, toh kalau pesawatnya jatuh yang habis kan garis keturunan keluarganya, bukan orang lain.
tapi masalahnya mereka naik pesawat komersial, dimana isi dari pesawat itu ada seorang suami / istri / tulang punggung / menantu / anak / ayah / ibu dari orang diluar pesawat yang mengharapkan mereka kembali dalam keadaan utuh dan bernyawa..
biarpun sekarang belum bisa dibuktiin kalau pesawat beneran jadi penyebab jatuhnya sebuah pesawat, tapi saya ga mau ada diposisi orang yang ngalamin trial dan error nya...iya kalo pas trial kebagian pas selamatnya, kalau pas bagian apesnya?
pesan dari saya :
saya tau kalian punya HP, saya juga punya dan belum tentu HP kalian lebih bagus dari punya saya..
tapi saya tahu bahwa saya tidak mau mengorbankan nyawa saya dan menaruhnya di meja judi pertaruhan hidup dan mati cuma untuk kekonyolan kalian yang ga mau matikan handphone di dalam pesawat cuma dengan alasan kalau take off sinyal hilang sendiri.. kalau kalian mau mempertaruhkan nyawa, coba aja uji nyali dijembatan atau jalan ditengah jalan tol, jangan di pesawat yang isinya banyak orang yang menanti mereka diluar sana.
kalau kalian ga pernah dicintai , jangan bawa orang lain disana.. ada suami dan keluarga saya tercinta yang menanti kepulangan saya di setiap akhir skejul dalam keadaan hidup, bernapas dan sehat wal afiat..
XoXo
Nana

Jumat, 18 Juli 2014

a simple safe flight and happy landing

Duka kembali lagi menghampiri dunia penerbangan..
Dua kali dalam 1 tahun sebuah maskapai berduka..
Tragis,and i dont know what else to say..
Kebangun tengah malam di jeddah ketika bersiap untuk kembali ke jakarta dan nyaris ga percaya dengan apa yang saya lihat di CNN
Pesawat MH ditembak jatuh di perbatasan rusia dan ukraina,perbatasan dua negara yang berkonflik..
Entah kenapa tiba tiba mood terbang mendadak hilang,rasanya kaya melayang..
Pikiran seakan berlari kesana sini membayangkan gimana kalau seandainya saya diposisi mereka?semua ilmu penyelamatan diri rasanya jadi sia sia..

Tiba tiba banyak notification di path,semua bilang safe flight and happy landing..
Yaph sebuah kalimat sederhana yang selalu saya tuliskan di kertas galley notes *pesan u/crew take over* akhirnya kembali pada saya.

Saya selalu suka menuliskan kalimat itu dan selalu mengatakannya kepada semua kerabat saya..
Bukan sok sokan atau gimana gimana..
Buat saya pribadi,ini jadi seperti keikhlasan saya melepas semua yang akan naik pesawat..
Kenapa?
Karena begitu pintu pesawat ditutup,pesawat mengudara,yang bisa kita lakukan hanya pasrah dan berserah..tidak ada ruang untuk mundur dan melarikan diri..
Tidak ada kuasa manusia yang mampu untuk melawan apa yang terjadi disaat pesawat mengudara..

Saya suka menghitung waktu disaat saya terbang,saya suka keliling kabin pesawat hanya untuk melihat wajah wajah penumpang saya..
Melihat mereka tersenyum kepada saya disaat saya melintas,melihat canda tawa dengan kerabat didekat mereka..
Bayangan saya hanya satu,semoga penerbangan ini cepat selesai dengan aman sentosa dan saya bisa melihat senyum danncanda tawa dari orang yang benar benar saya kenal dan mengharapkan kehadiran saya diantara mereka..

A simply safe flight and happy landing yang selalu membuat saya tenang..
A simply safe flight and happy landing yang membuat saya selalu merasa nyaman ketika terbang..
A simply safe flight and happy landing yang terasa seperti doa dan harapan..

Karena kami tidak tahu apa yang akan terjadi setelah ucapan safe flight and happy landing..

#prayformh

Sabtu, 17 Mei 2014

I love my job

Menikah dan punya pekerjaan yang diimpikan harusnya membuat hidupku jadi sangat menyenangkan..
Yaph,bersiap dan merias diri dini hari pasti bukan hal yang menyenangkan..
Ngantuk dan malas,itu musuh terbesar saya..
Apalagi kalau melihat suami tidur pulas dengan dengkuran halus..ah,rasanya ingin kembali menyelusup ke dalam hangatnya selimut dan merasakan dekapan hangat tanpa harus kuatir dan berpikir,inikah saat terakhir saya melihat orang yang telah mengikat janji setia dengan wanita yang selalu menggadaikan nyawanya dalam bekerja..
Tapi kecintaan saya pada pekerjaan ini jauh melebihi kekhawatiran pria kuat yang memutuskan untuk menemani saya 3 tahun ini dan saya tahu bahwa selama pria ini ada untuk mendukung saya,saya akan tetap maju..
Berita di media akhir akhir ini sedikit banyak pasti mempengaruhi sedikit pemikiran saya dan teman teman aircrew diluar sana..
Berita hilangnya malaysian air dan berita hi-jacking virgin air pasti membuat orang orang disekitar saya ikut terpengaruh..
Tiap menemani ibu saya bekerja,pasti ada saja temannya yang bertanya,ga takut apa liat berita?
Dengan mantap saya menjawab tidak..bukan takabur atau apa..
Tapi ini resiko dalam bekerja bukan?
Kontak saya dengan dunia luar berakhir ketika pintu terakhir pesawat ditutup dan mesin mulai dinyalakan..
Semua yang ada di dalam pesawat beralih menjadi tanggung jawab sama dan teman2 air crew yang bertugas..
Coba kalau naik pesawat kalian perhatikan,begitu pesawat bergerak mundur, air marshal dan orang orang yang ada di sekitaran pesawat melambaikan tangannya seakan memberikan lambaian terakhirnya kepada kami..
Buat saya,saya selalu menegaskan pada semua orang di dekat saya,bahwa saya mencintai pekerjaan saya seperti saya mencintai mereka,pekerjaan ini jadi bagian hidup saya seperti mereka melengkapi hidup saya dan kalau ada apa apa dengan saya paling tidak mereka tahu bahwa saya melakukan hal yang saya cintai dengan sepenuh hati
Menjadi aircrew mungkin terlihat nyaman,menyenangkan..tapi coba tanya sama semua yang sudah menjalankan..
Menyenangkan?ya
Mengasyikkan? Ya
Tapi dibalik itu ada tanggung jawab besar yang menempel dipundak kami
Tanggung jawab yang tidak bisa dialihkan..
Tanggung jawab yang tidak bisa dipungkiri..

Tapi apapun itu,bagaimanapun itu dengan bangga saya menyatakan bahwa saya cinta pekerjaan saya,saya suka menjadi seorang pramugari walaupun bagi penumpang kami mungkin kami hanya pelayan yang memberikan makan,minum serta melayani mereka selama penerbangan..

Senin, 24 Februari 2014

A Sad Flight

sudah dua bulan ini saya jadi pramugari yang khusus terbang ke jeddah, Saudia Arabia karena uplifting rating ke pesawat terbaru Garuda Indonesia yaitu Boeing 777.
sebenernya seneng, akhirnya penerbangan sembilan jam lebih punya hiburan sendiri. penumpangpun jadi ga mati gaya.
saya menikmati setiap hari terbang yang dijalanin.
sampai di penerbangan tanggal 20 februari kemarin, penerbangan GA 981 dari Jeddah menuju ke Jakarta.
awal boarding saya yang posisinya di pantry pintu 4R, membawa seorang ibu yang berjalan susah payah sampai ke kursinya. ibu itu belum tua, usianya baru di pertengahan 50 tahun. guratan cantik masih tampak jelas di wajahnya, rasa letih juga tampak tidak bisa di sembunyikan lagi. ya, umroh memang memakan banyak energi, menguras tenaga dan mengasah kesabaran kita sebagai orang yang menjalankannya.
seorang pria gagah yang membopong si ibu pun terus menyemangatinya agar bisa sampai di kursinya yang terletak di bagian belakang pesawat, perjalannya cukup jauh mengingat kursi pertama bernomor dua puluhan sementara si ibu dan pria gagah yang diakhirnya saya tahu bahwa itu adalah menantunya duduk di nomor lima puluh.
"ayo mbah, yang semangat..sedikit lagi sampai" suara itu jelas ada di telinga saya dan saya yang ada di belakangnya ikut berkomentar menyemangati..
kejadian tidak selesai disana, ketika kami menyadari pada saat penyajian makan malam, si ibu sudah tidak sadarkan diri dan suaminya berusaha menyadarkan dengan meminumkan teh manis yang tidak bisa lagi di telan si ibu.
semua orang jelas menjadi panik, tidak terkecuali rekan saya yang bekerja di area tersebut.
setelah di rebahkan, supervisor kabin kami memanggil dokter, alhamdulillah ada seorang dokter disana, namun tetap saja tidak banyak yang bisa dilakukan karena minimnya sarana dan prasarana.
dokter hanya menganjurkan memakaikan oksigen kepada si ibu, siapa tau nanti sadar dengan sendirinya.
selesai penyajian makanan, kami bergantian menjaga si ibu, memastikan oksigennya masih berjalan dan dalam batas tekanan yang masih diperbolehkan, jika sudah minim, kami menggantinya dengan oksigen yang baru.
surat yasin, doa doa, lafatz islami kami berikan kepada si ibu, berharap bahwa beliau akan sadar, sedih rasanya melihat si ibu dalam kondisi tidak sadarkan diri masih menangis begitu kami membacakan ayat ayat suci di telinganya. kami juga terpaksa meminta keluarganya beristirahat bergantian, karena kami tidak ingin mereka juga ikut sakit. menunggu orang yang sakit membuat saya merasa dekat dengan ibu tersebut. rasanya seperti menunggui orang tua sendiri. semua cerita tentang si ibu mengalir dari mulut anak menantu dan adiknya yang ikut serta dalam penerbangan ibu.
si ibu terlihat berusaha bertahan, mungkin karena memang tidak ingin menyusahkan semua orang. tidak ingin membuat semua orang tertunda sampai ke rumah, karena begitu landing di Jakarta akhirnya si Ibu sudah tiada.
bukan hanya keluarganya yang menangis, saya dan seluruh awak kabin yang bekerja di kelas ekonomi pun ikut menangis, rasanya kami dekat dengan mereka, rasanya mereka jadi bagian hidup kami hari itu dan rasanya kami sudah mengenal si ibu sekian lama.
4 jam lebih saya dan seorang rekan menjadi perawat si ibu, kami shift ke tiga yang menjaga beliau, melihat perubahan fisik beliau adn ada di saat saat terakhirnya. merasakan kakinya yang berubah dingin, napasnya yang semakin berat.
this is my very first time of feeling something like this, to see people died right infront of my eyes..

May Allah put her in His Heaven...amiiien...

Senin, 10 Februari 2014

I Love Night Flight

sudah beberapa bulan ini setiap terbang pasti saya melewati fase landing/take off tengah malam dan entah kenapa saya selalu jatuh cinta sama penerbangan malam..
saat take off dan landing saya selalu suka menikmati pemandangan kota kota dibawah saya yang gemerlap, dengan banyak lampu yang menerangi kota.
indah dan terkadang membuat saya membayangkan banyak hal.
terlepas dari harus berdiam diri dan melaksanakan one minute silent review alias harus mengingat dimana posisi duduk dan apa yang harus dilakukan saat evakuasi, kadang saya suka membiarkan pemikiran saya melayang.
saya menikmati kesunyian diantara kemegahan lampu dan gemerlap cahaya dibawah saya.
kadang saya membayangkan apa yang orang orang dibawah sana lakukan saat saya akan lepas landas..mungkin mereka sedang menanti orang tersayang pulang dan menunggu diruang tamu, atau ada yang sedang menangis tersedu ditinggal pergi mungkin sebagian lagi sedang berpesta pora menikmati malam panjang.
sedangkan saya didalam burung besi, menikmati pemandangan penumpang di depan saya yang mulai terkantuk kantuk, mulai masuk ke alam mimpi.
saya juga suka menikmati gurat wajah penumpang yang duduk di depan jumpseat tempat saya bersarang. raut lelah, guratan kecewa, senyum bahagia semua terpancar bahkan ketika mereka mulai terlelap sekalipun.
penerbangan malam memberikan banyak hal yang tidak pernah ditawarkan penerbangan siang. tidak ada gurat kepalsuan *kalau menurut saya* cowok dan cewek tercantik sekalipun bisa tampak lunglai dengan mulut mengaga dan kadang menitikkan liur ketika mereka menutup diri dengan selimut hangat di dalam pesawat.
kadang saya tertawa sendiri melihat orang yang duduk di depan saya, terbangun kaget karena liurnya menetes, dan saya harus mati matian menahan tawa. ga sopan toh menertawai hal yang sebenarnya manusiawi?
tapi itu belum seberapa dibanding ketika cek kabin 15 menit sekali, sedang asik asiknya menengok kiri dan kanan tiba tiba  tercium bau amoniak menyengat...hahaha yaph bau kentut yang selalu sukses bikin saya kocar kacir..
ah...banyak hal terjadi di penerbangan malam....
and i love it :)

Jumat, 27 Desember 2013

Meet the Cabin Crew

akhir akhir ini banyak yang suka nanya ke saya baik via email atau line...
kira kira pertanyaannya kaya gini :
 " saya keturunan chinesse, bisa gak jadi cabin crew garuda yang isinya muka indonesia banget semua"

"saya sipit banget, bisa gak jadi pramugari"

"saya anak perempuan dari mama dan papa yang bener bener chinesse, bisa gak jadi pramugari?"

nah mumpung sempet jadi saya tulis deh ya disini...

first off all i want to introduce my lovely batchmate namanya Angeline Guinea

    
My Lovely BatchMate Angeline

Angel begitu dia biasa dipanggil, asalnya dari Medan and she's totally a pretty chinesse woman..
kalau dengar Angel ngomong keliatan banget deh logat cina nya...*No sara*

emang sih di Garuda awak kabin dengan etnis chinesse itu ga banyak, tapi bukan berarti ga ada kan?
mungkin kalau daftarnya zaman orde baru dulu, udah pasti ga ada etnis cina di Garuda, tapi zaman sudah berubah bukan?

sebagai pramugari, karir Angel bisa berkembang pesat...jadi emang ga ada perbedaan antara pramugari dengan etnis apapun di Garuda

Diversity of Indonesia begitulah motonya kira kira...

anyway, teman aku ini sekarang jadi pramugari First Classnya Garuda untuk pesawat 777 and also model Garuda..

jadi kenapa mesti khawatir hanya karena kalian etnis minoritas?

Goodluck

*post ini udah diomongin dulu lho sama si empunya foto, jadi aman yaaaaa....

Sabtu, 16 November 2013

mam,you just trow up on my clothes

Judulnya keren ya?
Tapi kalau di bahasa indonesia-in jadinya "bu,anda muntah di baju saya"
Is it for real?
Yaph yaph yaph...
A super bad day...
Jadi ceritanya flight ini penuh dengan turbulence mulai dari yang light sampai yang moderate..
Semuanya tampak baik baik saja...
Sampai saatnya landing dan semua nasib burukpun dimulai...
Waktu landing memang agak goyang...maklum ini indonesia dimana tekanan udara di atas dan dibawah bisa beda dan akibatnya pesawat goyang2 kenceng..
Disini kesialan pun terjadi...
Begitu saya bangkit untuk nutup gordyn *yaph pasti udah pada tau kan kalau di garuda penumpang eksekutif dapat prioritas turun duluan dan gordyn pemisah pasti di tutup begitu mereka mau turun* tau tau ada ibu ibu bangkit dan berusaha lari,saya yang shyok cuma bisa diam di tempat..begitu buka mulut *saya yakin dia mau ngomong sesuatu* tiba tiba malah produk olahan perut yang keluar dan menyembur dengan indah di pakaian saya..
ahhhh...
can you just imagine that?
A whole vommit been trown to me fresh from the source..
Mata saya langsug berair,sumpah pengen nangis karena nahan marah...how come you did that to me?padahal airliness saya udah nyediain kantung muntah di kantung kursi,kenapa sih ga dipake?

Air sickness bag / kantung muntah tersedia di setiap kantung kursi

Kenapa sih harus refleks bangun dan muntahin saya?
Saya bisa marah? Ga bisa karena pakai seragam
saya bisa histeris? Ga bisa karena pakai seragam
Saya bisa nangis? Ga bisa karena saya pakai seragam
padahal di sekitar saya sudah histeris dan terdengar teriakan spontan saat peristiwa lontaran cacahan makanan dan minuman meluncur ke pakaian saya.

Terus saya bisa apa?
Senyum tiga jari dan memastikan si ibu tidak apa apa seraya berkata "gapapa bu,saya bisa ganti baju langsung setelah ini"
Bahasa di atas tuh bahasa saya sebagai pramugari,tapi kalau boleh mengeluarkan sisi saya mungkin kalimat ini yang bakalan keluar " ya allah ibu,apa salah saya ya ibu sampe di muntahin"
Sementara saya cepet cepet ngacir ke lavatory buat ngelap baju *sayang mau ganti udah mau pulang dan di jemput* si ibu nungguin saya di depan pintu untuk meminta maaf...
Buat saya ga masalah karena ga kena kulit saya ga langsung dan saya memahami betul ap yang dirasakan si ibu,saya yang sudah biasa terbang aja pusing apalagi si ibu yang jarang terbang...
tapi lain kali plis pastiin ada kantung muntah disana supaya tidak ada korban lain selain saya...
semoga...

Sabtu, 31 Agustus 2013

A to Z tugas pramugari1

Hari ini mumpung saya libur dan mumpung saya ingat saya mau share ah tugas tugasnya pramugari mulai dari pre flight sampai piat flight..Supaya nanti untuk kalian yang mau jadi pramugari di airliness full service kaya saya nggak kaget dan tau tugas utamanya..

Menjadi seorang pramugari artinya bersiap lebih lama daripada penumpang..
Saya biasanya bangun empat jam sebelum estimaed time departure atau jam take off..kenapa lama amat?
Soalnya jemputan bakalan nangkring di depan rumah saya tiga jam sebelum etd..mandi dan siap siap makan waktu sekitar satu jam..
Sampai ke operation centre atau flop atau di garuda di sebut sebagai GOC seorang pramugari harus melakukan check in Di crewlink yang menandakan kalau orang yersebut sudah hadir..ya macam otomat machine di kantor kantorlah...
Kalau sudah, sejam sebelum etd kita sudah harus ke pesawat dan mempersiapkan pesawat tersebut agar penumpang yang akan naik merasa nyaman..
Mempersiapkan pesawat bukan berarti mungut sampah ya..kalau itu sih sudab ada cleaner yang melakukannya..
Mempersiapkan pesawat lebih kepada melakukan pre flight check atas semua peralatan keselamatan yang ada di pesawat yang meliputi dimana tempatnya, bagaimana cara memakainya dan apakah alat tersebut belum expired..
Kemudian untuk chief pantry akan menghitung makanan dan memastikan babwa semua peralatan service tersedia..
Kemudian untuk pramugari yang punya tugas kabin harus memastikan bahwa setiap kursi punya lifevest kemudian mempersiapkan koran dan permen yang akan dibagikan untuk penumpang nantinya..
Begitu semua siap maka proses boardingpun dimulai..pasang muka senyum simetris dan sapa semua orang yang datang..moto saya sih selalu di jawab sukur ga dijawab ya sudah..susah toh kalau orang merasa dirinya terlalu tinggi untuk menjawab salam seseorang..selesai boarding maka seoran pramugari akan mengecek penumpang meliputi peneguran handphone yg masig menyala dan memastikan mereka mengenakan sabuk pengaman, menegakkan sandaran kursi dan melipat meja di depannya..
After take off sebagai orang yang bekerja di airliness full service maka kita akan melakukan penyajian makan dan minum..serta melakukan pengecekan berkala terhadap penumpang..
After landing adalah yang paling menarik,Kadang penumpang berpikir tugas kita selesai..oooo...tentu tidak...
Kita masih harus mengecek secara acak kursi penumpang memastikan tidak ada barang yang tertinggal,mengumpulkan koran dan merapihkannya kembali untuk penumpang yang nanti serta memperhatikan memperhatikan setiap orang yang bukan crew naik kepesawat..memastikan mereka punya id card dan tidak melakukan hal hal yang berbahaya..karena bagaimanapun kita adalah filter terakhir dari semua hal buruk yang mungkin terjadi di pesawat..


Gimana?
Pekerjaan ini cukup menantang bukan? Semakin membuat kalian ingin menjadi awak kabin atau malah mau mundur?
Its all your choice...


Selasa, 13 Agustus 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri

hai semuanya, apa kabar?
gimana dengan usahanya jadi seorang aircrew?
ada yang sudah berhasilkah?
 
anyway saya atas nama pribadi mengucapkan selamat hari raya idul fitri bagi semua umat muslim yang merayakan :)
 
how was your ied mubarrak holiday?
pasti menyenangkan lah ya, pasti berkumpul sama keluarga atau bahkan mudik ke kampong halaman.
 
cerita soal lebaran tahun ini, saya yang seharusnya memulai cuti di tanggal 9 agustus 2013 terpaksa gigit jari. menurut skejul yang publish harusnya saya pulang ditanggal 8 agustsus 2013 pagi. langsung dong saya buat segudang rencana idul fitri tahun ini.
tapi ya inilah resiko jadi seorang awak kabin, pesawat rusak yang ga mungkin dibawa kembali ke Jakarta membuat saya nyangkut di Bali sampai dua hari. maklum peak season sehingga sangat tidak mungkin untuk dipulangkan ke Jakarta atau didatangkan pesawat pengganti.
jadi semua rencana buyar di depan mata, tiket pesawat hangus dan yang ada niat sungkeman secara langsung di ganti sungkeman via gadget, well inilah gunanya punya gadget canggih kalau jadi seorang awak kabin. special thanks dari saya dan seluruh set kru saya kepada pencipta Skype, line, bbm dan juga whatsapp.
 
nah ini jadi pelajaran juga untuk kalian yang berencana jadi seorang awak kabin :
1. jadi seorang awak kabin itu ga bias bilang janji sama siapapun, mengingat rotasi skejul bisa berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
2. jadi seorang awak kabin harus punya rencana dari A sampai J jangan cuma A dan B karena kemungkinan gagal itu banyak
3. buat seorang pendamping awak kabin harus siap dengan segala kegagalan rencana :D
 
tapi percayalah, itu semua ga akan pernah membuat saya mundur dan pengen berenti sebagai seorang awak kabin.
kenapa?
karena ini pekerjaan yang paling menyenangkan dan paling mulia menurut saya. bekerja tanpa terlihat lelah biarpun kaki rasanya sudah mau copot..
 
Happy Holiday :)
 
 

Jumat, 12 Juli 2013

asyiknya bulan puasa

Selamat menjalankan ibadah puasa buat sekua teman teman yang menjalankan..
Berhubung bulan puasa, jadi saya mau sedikit cerita nih soal kerjaan saya selama bulan puasa..
Buat yang nau jadi aircrew di airliness full service mesti siap mental lho selama bulan puasa...tapi jujur saya sendiri sangat menikmatinya..
Terbang rasanya jauh lebih enteng..
Biarpun tetep berat dorong trolley, cape nyapa orang yang ga pernah mau jawab kalo disapa pas boarding sampe panas panasan masukin maindish ke dalam trolley..
Terus dimana sisi senangnya?
Cuma sedikit orang yang makan...alasannya ada 2, pertama memang puasa, kedua ga enak karena sebelahnya puasa...

Nah abis bahas sisi enaknya, ini sisi ga enaknya...
Kemarin ini karena mau take off pagi, saya kudu makan sahur di mobil jemputan..terus ga bisa teraweh krn belum landing pas buka puasa...

Gimana besok lebaran ya?
Doa saya cuma 1..semoga saya libur pas lebaran..

Anyway sekalu lagi selamat puasa...semoga puasa kali ini membawa berkah untuk kita semua...

Selasa, 28 Mei 2013

me vs pax jilid 2

Ingetkan saya pernah nulis me vs pax soal kelakuan ajaib penumpang saya..
Nah kali ini ada lagi...agak menjengkelkan sih, kalau saya ga pake seragam rasanya pengen saya keluarin deh ibu ini dari pesawat..


Boarding process :
Ibu2 dng 1 anak : kakak, belajar yang bener ya kalo bodoh ntar jadi kaya gitu..*sambil nunjuk saya*

Me : *balik badan* *menatap tajam* ibu maaf ngomong apa...kerjaan saya ga se bodoh yg ibu pikirin ya..

Ibu : *terdiam*

Kadang saya suka ga habis pikir, bisa ya orang sepicik itu..menggap remeh kerjaan saya..
Mungkin keliatannya kerjaan ini enteng ga pake otak..ga cuma ibu ini ko yang mikir kaya gitu banyak orang diluar sana yang berpikir sama..
Tapi ternyata banyak jebakan batman lho disini...

jangan pikir ketemu penumpang itu ga perlu pake strategi, ga perlu pake pengunaan  bahasa yang baik..
Jadi pramugari juga harus punya memori yang kuat dan kemampuan mengendalikan diri..kebayang nggak dalam 1 hari kita bs ketemu 500-600 orang di dalam pesawat..berarti ada 600 kepentingan, ada 600 keinginan dan ada 600 harapan...
Semuanya mesti keakomodir...kebayang nggak nahan emosi kl penumpangnya rese..mau marah tp mesti tetep senyum..
Ga salah tp harus minta maaf..
Bener tp hrs merendah..
Dan ini ga gampang..
Terus make otaknya dmana?
Dibagian safety tentu saja..
Airliness yang baik pasti membayar mahal pramugarinya supaya mereka bisa melakukan seluruh proses safety di dalam pesawat..
Menjalankan prosedur critical 11 dan tentu saja merasa bertanggung jawab atas keselamatan penumpangnya..
Jadi jangan berani2nya ngeremehin kerjaan ini...

Selasa, 12 Februari 2013

barang anda bukan barang saya

tiap hari saya terbang, tiap hari juga saya ngeluh soal barang barang yang dibawa ke pesawat sama penumpang juga argumen mereka soal barang yang harus di taruh dibagasi atas (luggage bins)
menurut aturan jelasnya sih, barang yang bisa dibawa ke kabin itu cuma satu barang dengan ukuran yang sudah tersedia.. hayooo siapa yang pernah pake luggage bar scalling yang ada di bandara buat ngukur besar bagasinya yang bisa masuk ke dalam kabin?
jawabannya sudah pasti ga ada.
kebiasaan warga negara Indonesia tercinta saya adalah ga peduli aturan yang ada, yang penting barang bawaannya semua kebawa di atas kabin ga peduli orang lain tapi marah marah kalau dia sendiri yang ga dapet tempat di atas.
padahal ya sudah dapat free bagasi 20kg lho, sayang kan kalau ga dipake?
lebih sayang lagi kalau akhirnya harus bawa barang berat naik tangga kalau pesawat parkir di tempat yang tidak dilengkapi dengan garbarata.

nah satu lagi yang paling saya ga suka dan kadang saya selalu berusaha menghindar adalah kalau ada orang yang bawa barang berat ke pesawat tapi ga mau ngangkat sendiri barangnya dengan alasan ga sampe. kalau lagi jahat sih mulutnya suka pengen bilang "bu,kalau udah tau tinggi semekot alias semeter kotor tuh jagan deh bawa bawa barang gede yang akhirnya bikin susah orang lain" cuma ga mungkinlah pramugari bertaraf internasional ngomong gitu ke penumpnag..
ada juga kadang yang bilang "ini enteng ko" buuuu...kalau enteng, kenapa ga diangkat sendiri.
barang yang dibawa ke atas kabin adalah tanggung jawab penumpang masing masing, tugas kami adalah membantu anda mencari tempat yang bisa dipakai untuk menaruh barang, antara di atas kepala anda atau yang dikenal dengan luggage bins atau dikolong kaki anda atau dengan sebutan luggage bars.
semuanya merupakan tempat yang aman untuk menaruh barang bawaan anda.

jadi mulai deh pakai fasilitas gratisan yang ada, saya pribadi kalau travelling lebih suka ga bawa apa apa ke kabin kalau terbang. mending pakai fasilitas 20kg yang ada (untuk beberapa kartu frequent flyer biasanya dapat tambahan 5-20kg) jadi saya tetep cantik melangkah di kabin pesawat dengan tas tangan dan sepatu high heels manolo saya :D

sooo..be a smart travelers guys :)

Selasa, 28 Agustus 2012

Syarat jadi pramugari


Profesi pramugari sekarang sudah banyak digandrungi oleh gadis gadis belia ibukota..
Alasannya klise, biar bisa jalan jalan gratis tapi ga pernah benar benar menegerti apa kerjaannya..
Jadi pramugari itu bukan cuma perkara cantik,tinggi,langsing dan bisa hahahihi aja..
Ada banyak hal yang ga pernah mereka (orang yang akan terjun kedunia penerbangan) pikirin..

Kalau menurut definisi sendiri..

Pramugari adalah staf/karyawan perusahaan penerbangan yang melayani penumpang terutama keamanannya. Fungsi selanjutnya adalah melayani penumpang dan memberikan kenyamanan pada mereka. Pramugari adalah anggota dari awak pesawat. Istilah pramugari digunakan untuk staf perempuan, sedang sebaliknya untuk staf lelaki adalah pramugara.

Para pramugari dan pramugara selama dalam perjalanan penerbangan secara bersama-sama merupakan “awak kabin” (“cabin crew”), sementara para pilot (di kokpit) dan para teknisi memperhatikan aspek-aspek teknis penerbangan.
Tanggung jawab utama para awak penerbangan adalah keamanan penumpang dan siap siaga dalam keadaan darurat. Hal ini diikuti dengan tugas rutin pelayanan penumpang seperti menyediakan makanan dan minuman di pesawat, dan memenuhi kebutuhan individual para penumpangnya. Peran ini terkadang menjadikan konflik ketika mereka harus meminta seorang penumpang yang telah minum minuman beralkohol terlalu banyak untuk berhenti, atau untuk meminta penumpang memasang sabuk pengaman, duduk, atau meminta mereka mengikuti prosedur keamanan pesawat.
Coba itu dibaca..poin poin yang harus diperhatikan adalah melayani..
Dan terkadang yang membuat orang yang akhirnya terkaget kaget dengan pekerjaan ini adalah TERNYATA PEKERJAAN INI TIDAK MUDAH LHO..
Menjadi pramugari artinya kita harus siap melayani dengan tulus,ga pake ngedumel..karena yang membayar kita pada dasarnya bukan perusahaan tapi penumpang..
Jadi pramugari harus siap mengorbankan kehidupan sosial kita karena jadwal yang ga keruan..kadang pagi kadang malam,orang kerja kita libur, orang tidur kita lembur :p
Jadi pramugari juga harus siap menghadapi orang dari berbagai kalangan..orang menengah keatas orang menengah kebawah..siapapun mereka,saat ada didalam pesawat, mereka adalah tamu kita yang harus kita hormati dan kita layani dengan baik..
Ingatkan slogan salah satu product komersial yang bilang "kesan pertama begitu menggoda selamjutnya terserah anda" jangan berfikir slogan ini sebagai sesuatu yang negative yaaaaah..yang ingin saya maksudkan hanya : kesan kita pada orang yang anggap saja baru pertama kali naik pesawat pasti akan membekas di benak mereka..
Contoh kasus yang terjadi pada saya dan keluarga adalah Karena biasa naik Airlines burung yang bagi bagi mainan kalau ada anak kecil,akhirnya ketika suatu hari kita ga kebagian tiket si airlines burung dan mutusin naik yang lain,ponakan saya langsung minta mainan dengan sang pramugari dan karena airlines mereka ga nyediain,ponakan saya cuma komentar "besok lagi jangan naik ini..ga enak,ga dapat mainan"
Sama juga dengan penumpang dewasa yang kalau kita ramah mereka senang,kita jutek,beritanya saampe kemana mana..bagus kalo ga complain, nah kalau complain? Peer deh harus menghadap chief :P
Jadi intinya sih kalau mau jadi pramugari ini syarat yang harus dipenuhin :
1. Bersiaplah buat menghilang dari semua acara sosialisasi yang kalian punya..karena skejul kita biasanya ga pernah match sama orang orang diluar airlines
2. Bersiaplah buat ngayain hari besar ga sama keluarga..entah ukang tahun entah hari hari keagamaan..kalau semua orang nuntut libur di hari raya siapa yang mau nerbangin pesawat?
3. Ingatlah kalau nggak semua orang yang naik pesawat itu orang yang berpendidikan tinggi atau sudah biasa naik pesawat..Jadi siap siaplah untuk nemuin toilet (lavatory) dalam keadaan kotor,belum di flush ada pup yang tidak di flush..siapa yang harus bersihin? Ya kitalaaaah siapa lagi coba yang kerja dipesawat itu kalau bukan kita..
4. Siapkan hati dan pikiran yang penuh dengan stok sabar..karena terkadang penumpang kalau salah bisa lebih galak dari herder tetangga lho..padahal kita cuma ngasih tau yang bener..inget aja tipikal orang asia pada umumnya..GA SUKA DIGURUIN..
5. Siapkan ilmu ngeles yang smooth sampe sampe kita sendiripun ga sadar kalau kita lagi ngeles..ilmu ini kadang berguna lho buat ngeredam kemarahan..
6. Kudu pinter at least cerdaslah..karena buku safety itu tebel ya ngalah ngalahin buku mushasi dan yang paling buruk adalah harus hapal isinya..kenapa? Karena hapalan it bisa jadi penyelamat kalau ada kejadian darurat
Nah kalau 6 poin ini sudah dipenuhin ada banyak reward yang bisa di dapat..
1. Tidur di hotel bagus dan ganti ganti lho setiap hari
2. Jalan jalan keliling indonesia atau bahkan ke luar negeri yang selama imi di impi impikan..
3. Update soal trend dunia..maklum kiblatnya kemana mana :D
4. Syukur syukur nemu jodoh buat yang jombl

Soo..goodluck buat kalian semua yang sedang ingin jadi pramugari..semoga kalau sudah jadi pramugari tetep inget kalau fungsi utama kalian itu buat keselamatan bukan cuma buat dipajang